Lowongan Kerja

Kamis, 08 November 2012

Pengaruh Dosis Inokulum Marasmius sp. dan Lama Inkubasi terhadap Kandungan Komponen Serat dan Protein Murni pada Sabut Kelapa Sawit untuk Bahan Pakan Ternak

Penelitian bertujuan untuk mengetahui dosis inokulum dan lama inkubasi terbaik terhadap kandungan komponen serat (ADF, NDF, selulosa, lignin) dan protein murni. Metode penelitian secara eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial, faktor pertama dosis inokulum (D2,5=2,5%; D5=5%; D7,5=7,5%; D10=10%) dan faktor kedua lama fermentasi (W1= 1 minggu, W2= 2 minggu, W3= 3 minggu, W4= 4 minggu). Peubah yang diamati kandungan komponen serat dan protein murni. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan analisis varian dilanjutkan uji jarak berganda Duncan (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi yang nyata (P<.05) antara dosis inokulum dan lama fermentasi terhadap kandungan komponen serat dan protein murni. Kandungan komponen serat terendah dan efisien dicapai pada kombinasi perlakuan D3W3, dengan kandungan komponen serat yaitu NDF (67,63%), ADF (60,50%), selulosa (45,27%), dan lignin (9,93%) serta protein murni (8,957%).

Download selengkapnya klik di sini

Pengaruh Campuran Feses Sapi Potong dan Feses Kuda Pada Proses Pengomposan Terhadap Kualitas Kompos

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kompos (kandungan N, P2O5, K2O) yang dihasilkan dari berbagai campuran feses sapi potong dan feses kuda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen di laboratorium dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan, yaitu P1=C/N rasio 25, P2=C/N rasio 30 dan P3=C/N rasio 35 dan diulangan 6 kali. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan, data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam dan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran feses sapi potong dan feses kuda dengan berbagai C/N r terhadap kualitas kompos . Kandungan N dalam kompos yang dihasilkan = 0,7867 – 0,8000 %, kandungan P2O5 = 0,5883 – 0,6000 %, K2O = 0,5733 – 0,5883 %.

Download selengkapnya klik di sini

Penentuan Kebutuhan Pokok Protein Pada Napu (Tragulus napu)

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kebutuhan protein untuk hidup pokok dan pertumbuhan. Empat ekor napu dengan berat badan rata – rata 3,2 kg digunakan dalam penelitian ini sesuai dengan rancangan percobaan yang dipakai yaitu Bujur Sangkar Latin 4 x 4. Ransum perlakuan mengandung 4 level protein yaitu 10%, 15%, 20% dan 25%.

Download selengkapnya klik di sini

Penampilan Produksi Anak Ayam Buras yang Dipelihara pada Kandang Lantai Bambu dan Litter

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penampilan produksi anak ayam buras yang dipelihara dalam kandang dengan sistem lantai bambu dan lantai litter. Penelitian ini menggunakan 100 ekor anak ayam buras jenis kelamin campuran umur 7 hari yang dipelihara pada dua jenis lantai kandang sebagai perlakuan, yaitu lantai kandang dari bambu dan lantai kandang litter dengan bahan dari serutan kayu. Ransum yang diberikan terdiri dari ransum anak ayam broiler yang diberikan dari umur 7 sampai 28 hari, dan ransum ayam buras super yang diberikan dari umur 28 sampai 56 hari.

Download selengkapnya klik di sini

Pemanfaatan Inokulum Feses Sapi Dalam Uji Kecernaan In Vitro ADF dan NDF Rumput Gajah (Pennisetum purpureum)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inokulum feses terhadap kecernaan acid detergent fibre (ADF), dan neutral detergent fibre (NDF) rumput gajah (Pennisetum purpureum). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (5 x 4) dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini meliputi inokulum cairan rumen, inokulum cairan feses (IF), IF ditambah gula 2,5 % (b/v), IF ditambah gula 2,5 % (b/v) dan urea 2,5 % (b/v), IF urea 2,5 % (b/v) untuk perlakuan A, B, C, D dan E. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan teknik in vitro dua langkah Tilley dan Terry (1963). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemakaian inokulum feses nyata (P<0,05) menurunkan kecernaan ADF dan NDF rumput gajah bila dibandingkan dengan inokulum cairan rumen. Dapat disimpulkan bahwa penambahan gula ataupun urea kedalam inokulum feses belum mampu meningkatkan kecernaan ADF dan NDF dari rumput gajah.

Download selengkapnya klik di sini

Korelasi Genetik Antara Bobot Sapih dengan Bobot Satu Tahun dan Laju Pertumbuhan Pasca Sapih Sapi Brahman Cross

Peningkatan produksi daging sudah harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani yang permintaannya terus meningkat, penelitian ini bertujuan melihat kemungkinan mempercepat saat pelaksanaan seleksi yang berkenaan dengan produksi daging yaitu saat sapi disapih dalam rangka meningkatkan respos seleksi.

Penelitian ini menghimpun data mencakup bobot lahir, bobot sapih, bobot satu tahun dan laju pertumbuhan pasca sapih serta mengidentifikasi silsilah setiap sapi yang menjadi objek penelitian. Penelitian dilakukan dengan menganalisis data untuk memperoleh nilai heritabilitas bobot sapih, bobot satu tahun dan laju pertumbuhan pasca sapih serta nilai korelasi genetik antara bobot sapi dengan bobot satu tahun dan laju pertumbuhan pasca sapih.

Download selengkapnya klik di sini

Kontribusi Ekonomi Perempuan Penjual Ayam Goreng Gerobak di Beberapa Pasar Satelit di Kota Padang

Meningkatnya tuntutan sosial ekonomi, menyebabkan semakin kompleksnya kebutuhan keluarga, untuk mencukupinya, perempuan harus berperan serta dalam mencari nafkah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kinerja ekonomi perempuan dalam usaha kecil penjualan ayam goreng gerobak, mengidentifikasi kendala yang dihadapi dan memberikan alternatif penanggulangannya. Penelitian dilakukan dengan metoda survey, responden penjual ayam goreng gerobak di beberapa pusat keramaian seperti pasar satelit, di kota Padang. Sampel ditentukan secara alokasi proposional sebanyak 15 orang, data dianalisis dengan metoda descriptive analysis.

Download selengkpnya klik di sini

Kecernaan In Vitro Komponen Serat Ransum Ternak Sapi yang Menggunakan Kulit Buah Jagung Amoniasi

Telah dilakukan penelitian guna mengevaluasi kecernaan in vitro komponen serat ransum ternak sapi yang mengandung kulit buah jagung amoniasi. Peubah yang diamati pada penelitian ini, uji kecernaan secara in vitro yang meliputi : kecernaan Bahan Kering, Neutral Detergent Fiber (NDF) dan Acid Detergent Fiber (ADF). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan.

Download selengkapnya klik di sini

Karakteristik Kuantitatif dan Kualitatif Hasil Persilangan Beberapa Ayam Lokal

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil persilangan ayam Pelung dengan Ayam lurik dan ayam Komering serta ayam Lurik dengan ayam Komering. Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengungkap data adalah eksperimen. Variabel penelitian adalah Karakteristik Kualitatif dan Kuantitatif. Karakteristik Kuantitatif meliputi : bobot telur, bobot tetas, fertilitas, pertambahan bobot badan, dan produksi telur. Karakteristik Kualitatif meliputi : warna bulu, bentuk jengger, warna kaki, warna kulit dan daging.

Download selengkapnya klik di sini

Karakteristik Kualitas Daging Sapi Peranakan Ongole yang Berasal dari Otot Longissimus Dorsi dan Gastrocnemius

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik kualitas daging sapi Peranakan Ongole jantan yang berasal dari sampel otot Longissimus dorsi di pinggang dan Gastrocnemius di paha belakang. Data keempukan dan karakteristik komposisi kimia daging diolah dengan menggunakan uji t-student. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otot Longissimus dorsi lebih empuk dari otot gastrocnemius. Kadar lemak otot Longissimus dorsilebih tinggi tetapi kadar air, protein dan abu lebih rendah dari otot longissimus dorsi.
 
Download selengkapnya klik di sini

Influence of Environmental Temperature on Thyroid Hormone Production in Sheep

The effect of high (28oC) and low (14oC) temperature on thyroid hormone production were studied in five male sheep since the activity of thyroid releasing hormone (TRH) cell in the hypothalamus that influence the thyroid stimulating hormone (TSH) production and release can be affected through the temperature regulatory center. The aim of this study were to measure the iodine (the core of thyroid hormone) needed in the different temperatures, T4 (thyroxine) production, T4 and T3 (triiodotironine) concentration.

Download selengkapnya klik di sini

Indeks Keberlanjutan Integrasi Tanaman dengan Ternak (Crop Livestock System) di Kuamang Kuning

Daerah Kuamang Kuning merupakan salah satu daerah pemasok ternak di Propinsi Jambi, potensi lahan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal, bahkan cenderung mengalami penurunan kualitas dan terjadi konversi lahan. Untuk meningkatkan potensi lahan maka integrasi tanaman dan ternak (crop-livestock system) perlu dikembangkan dalam rangka menuju pertanian berkelanjutan. Dengan integrasi tanaman dengan ternak, suatu usahatani dapat menjadi lebih efisien karena dapat menggunakan input dalam (internal input) yang berarti mengurangi penggunaan input luar (external input) yang harus dibeli.

Download selengkapnya klik di sini